Event Agustus
Event Wisata Bahari Katir Race
Event Wisata Bahari: Katir Race
Menantang Angin, Menaklukkan Ombak di Perairan Kerayaan Beccu
Deru angin dan percikan air laut segera memanggil para pemberani ke garis start. Kabupaten Kotabaru dengan bangga mempersembahkan Katir Race, sebuah ajang balap perahu tradisional bercadik (katir) yang menyatukan ketangkasan manusia dengan kekuatan alam. Tahun ini, adrenalin dan tradisi akan bersatu di lokasi yang eksotis: Pulau Kerayaan Beccu, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan.
Katir Race bukan sekadar lomba kecepatan biasa. Ini adalah sebuah perayaan atas warisan leluhur masyarakat pesisir yang telah berabad-abad bersahabat dengan lautan. Menggunakan perahu katir yang didesain khusus untuk membelah ombak dengan keseimbangan tinggi, para peserta akan diuji kemampuannya dalam membaca arah angin dan mengendalikan layar di tengah laut lepas. Setiap manuver di atas air adalah tontonan yang mendebarkan sekaligus memukau mata.
Dipilihnya Pulau Kerayaan Beccu sebagai pusat acara menambah daya tarik tersendiri. Dengan pasir putih yang menawan dan air laut yang jernih, pulau ini menjadi latar belakang sempurna bagi para penonton untuk menikmati ketegangan lomba sambil merasakan ketenangan wisata bahari yang autentik. Event ini merupakan perpaduan harmonis antara pelestarian budaya maritim dan promosi destinasi wisata tersembunyi di wilayah Pulau Laut Kepulauan.
Kami mengundang para pecinta olahraga air, fotografer, dan wisatawan untuk hadir dan menjadi saksi kemeriahan Katir Race. Mari kita saksikan kepiawaian para pelaut tangguh kita mengadu nyali dan strategi di tengah birunya lautan. Rasakan sensasi kebebasan di atas ombak dan biarkan diri Anda larut dalam pesona budaya bahari Kotabaru yang tak ada duanya.
Siapkan diri Anda untuk menyaksikan kecepatan di atas ombak. Sampai jumpa di Pulau Kerayaan Beccu!
Kemah Pemuda
Kemah Pemuda Kotabaru 2026
Membangun Karakter, Mempererat Persaudaraan di Bulan Kemerdekaan
Bulan Agustus selalu membawa getaran semangat yang berbeda bagi kita semua. Di tengah suasana penuh jiwa nasionalisme, Kabupaten Kotabaru menghadirkan Kemah Pemuda, sebuah ajang pertemuan raya bagi generasi muda untuk kembali ke alam, mengasah kemandirian, dan mempererat tali silaturahmi di bawah langit Bumi Saijaan.
Kegiatan ini bukan sekadar berkemah biasa. Di sini, para pemuda dari berbagai latar belakang dikumpulkan dalam satu semangat kolaborasi. Jauh dari hiruk-pikuk gawai dan rutinitas digital, Kemah Pemuda menawarkan ruang untuk menempa diri melalui berbagai aktivitas yang mengedepankan kerja sama tim, kepemimpinan, dan ketangkasan fisik.
Beberapa nilai utama yang diusung dalam Kemah Pemuda meliputi:
Penguatan Karakter: Melalui kehidupan di alam terbuka, peserta diajak untuk melatih disiplin, tanggung jawab, dan mentalitas pantang menyerah.
Wawasan Kebangsaan: Mengingat pelaksanaannya di bulan Agustus, momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan dedikasi bagi kemajuan daerah.
Jejaring Kreatif: Wadah untuk saling bertukar ide dan gagasan antar-pemuda guna menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Kotabaru.
Malam api unggun yang hangat akan menjadi puncak dari kebersamaan ini, di mana setiap cerita dibagikan dan setiap persaudaraan diperkuat. Dengan berlatar keasrian alam Kotabaru, Kemah Pemuda adalah perjalanan singkat yang akan meninggalkan kesan mendalam dan bekal karakter yang kuat untuk masa depan.
“Di bawah tenda kita setara, di atas bumi kita berkarya. Mari tunjukkan bahwa pemuda Kotabaru adalah pemuda yang tangguh dan bersatu!”
Siapkan perlengkapan camping-mu dan jadilah bagian dari sejarah kebersamaan pemuda tahun ini!
Pepelingasih
Pepelingasih Kotabaru
Aksi Nyata Generasi Muda Menjaga Bumi Saijaan
Di tengah tantangan perubahan iklim dan isu lingkungan global, pemuda bukan lagi sekadar penonton, melainkan garda terdepan dalam menciptakan perubahan. Pepelingasih, yang merupakan singkatan dari Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih, hadir sebagai sebuah gerakan inklusif yang menyatukan semangat kepemudaan dengan kesadaran ekologis demi masa depan Kabupaten Kotabaru yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Program ini dirancang untuk melahirkan “pionir lingkungan” di kalangan generasi muda. Pepelingasih bukan hanya tentang membersihkan sampah, tetapi tentang membangun gaya hidup baru yang lebih ramah lingkungan. Melalui wadah ini, para pemuda diedukasi dan diberdayakan untuk menjadi penggerak dalam pelestarian alam, pengelolaan limbah yang bijak, serta perlindungan ekosistem lokal yang menjadi kekayaan Bumi Saijaan.
Rangkaian kegiatan Pepelingasih biasanya mencakup:
Edukasi & Kampanye Lingkungan: Menyebarkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam kepada masyarakat luas.
Aksi Hijau: Kegiatan nyata seperti penanaman pohon, pembersihan pesisir pantai, hingga aksi pengolahan sampah menjadi barang bernilai guna.
Advokasi Lingkungan: Menjadi suara bagi alam dengan mendorong kebijakan dan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan asri.
Kami percaya bahwa tangan-tangan muda yang kreatif dan penuh energi adalah kunci untuk menjaga agar Kotabaru tetap indah bagi generasi mendatang. Dengan bergabung atau mendukung gerakan Pepelingasih, kita sedang berinvestasi pada napas bumi yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat.
“Bumi tidak diwariskan oleh nenek moyang kita, tapi dipinjamkan oleh anak cucu kita. Mari jaga pinjaman itu melalui aksi nyata Pepelingasih.”
Mari dukung peran pemuda dalam menciptakan lingkungan yang asri, bersih, dan nyaman untuk kita semua!
Kejuaraan Gantole
Kejuaraan Gantole Kotabaru 2026
Menantang Angin Agustus, Merayakan Kemerdekaan di Cakrawala Saijaan
Di bawah semarak bulan kemerdekaan, langit Kabupaten Kotabaru akan menjadi panggung bagi sayap-sayap perkasa dalam gelaran Kejuaraan Gantole 2026. Bulan Agustus dipilih bukan tanpa alasan; selain membawa semangat patriotisme, hembusan angin di bulan ini menawarkan tantangan teknis yang sempurna bagi para pilot gantole untuk menunjukkan kepiawaian mereka dalam menguasai angkasa.
Titik pacu adrenalin akan bermula dari puncak Bukit Bapake. Dari ketinggian ini, para atlet akan meluncur, memanfaatkan aliran udara untuk bermanuver di atas panorama alam Kotabaru yang memukau. Kejuaraan ini menuntut sinkronisasi sempurna antara kekuatan fisik, insting yang tajam, dan penguasaan teknik kedirgantaraan yang mumpuni. Setiap gerakan sayap layang ini bukan sekadar tentang terbang, melainkan tentang harmoni antara manusia dan alam.
Perjalanan udara yang mendebarkan ini akan memuncak pada momen pendaratan presisi di Saijaan Landing Area. Lokasi pendaratan yang strategis ini memungkinkan masyarakat dan wisatawan untuk menyaksikan dari dekat keanggunan para pilot saat kembali menyentuh bumi dengan akurasi yang luar biasa. Sorak-sorai penonton di garis finis akan menjadi pelengkap kemeriahan pesta dirgantara di bulan Agustus ini.
Kejuaraan Gantole ini mempertegas posisi Kotabaru sebagai destinasi utama sport tourism kedirgantaraan di Indonesia. Mari kita jadikan bulan Agustus ini sebagai momen untuk menengadah ke langit, menyaksikan keberanian para penakluk angin mengukir prestasi, dan merayakan semangat kemerdekaan melalui aksi-aksi memukau di cakrawala Bumi Saijaan.
Saksikanlah kegagahan sayap-sayap layang menghiasi langit Kotabaru. Sampai jumpa di Bukit Bapake!