Desa Gedang Timburu Kecamatan Sungai Durian
| Kategori | Detail |
|---|---|
| Status | Rintisan |
Nama Wisata
| Mahingau Rocky Hills
| |
| Potensi | Wisata Alam |
Desa Wisata
Mahingau Rocky Hills
Kecamatan Sungai Durian turut menyumbang daftar kekayaan alam Kabupaten Kotabaru yang patut untuk diperkenalkan. Terletak di Desa Gendang Timburu, Mahingau Rocky Hills hadir sebagai salah satu destinasi yang saat ini diinventarisasi dengan klasifikasi wisata alam “Rintisan”.
Sebagai kawasan yang baru mulai dikembangkan secara bertahap, Mahingau Rocky Hills menawarkan potensi bentang alam yang masih sangat natural, dipadukan dengan daya tarik petualangan dan perkebunan masyarakat.
Panorama Sungai Berbatu dan Pegunungan Asri
Sesuai dengan namanya, karakteristik visual utama dari kawasan ini adalah hamparan aliran sungai yang cenderung dangkal dan dipenuhi oleh bebatuan (rocky). Aliran air sungai yang mengalir tenang melintasi bebatuan ini disempurnakan oleh latar belakang pemandangan pegunungan hijau yang luas. Suasana ini sangat pas bagi pengunjung yang sekadar ingin bersantai, menghirup udara segar, dan menikmati ketenangan alam pedesaan.
Potensi Eksplorasi dan Olahraga Tantangan
Meski berstatus rintisan, kontur alam Mahingau Rocky Hills memiliki daya tarik kuat bagi para pencinta kegiatan luar ruang. Kawasan ini pernah dipercaya sebagai lokasi jalur lintasan untuk event trail adventure (Jelma 4), yang membuktikan bahwa medan alaminya sangat menantang dan potensial untuk wisata olahraga ekstrem. Selain itu, kawasan ini juga menyimpan potensi goa-goa alami yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut oleh para penggiat alam bebas.
Pengembangan Agrowisata Petik Buah
Daya tarik Mahingau Rocky Hills semakin lengkap dengan adanya inisiatif pengembangan kawasan agrowisata. Di sekitar lokasi, terdapat lahan perkebunan yang ditanami berbagai komoditas buah unggulan, seperti durian, alpukat, dan lengkeng. Wisatawan yang berkunjung pada saat musim panen berpotensi untuk merasakan langsung pengalaman rekreasi memetik buah-buahan segar langsung dari pohonnya.
Panduan dan Ekspektasi Pengunjung
Mengingat statusnya sebagai wisata rintisan, ketersediaan fasilitas penunjang pariwisata yang modern mungkin masih terbatas atau dalam tahap penataan. Pengunjung disarankan untuk:
Membawa perbekalan makanan dan minuman sendiri.
Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima untuk melalui medan jalan pedesaan/perbukitan.
Menjaga kebersihan dan kelestarian sungai serta kebun selama berkunjung.